oleh

BI Malang Sosialisasikan QRIS kepada Takmir Masjid

KOTA MALANG -Untuk kesekian kalinya, sosialisasi QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang. Kali ini yang disasar adalah para takmir masjid dengan mengundang 80 takmir masjid ke Masjid Raden Patah yang ada di lingkungan Universitas Brawijaya Malang, Rabu (11/03/2020).

Program pembayaran nontunai kali ini mendapat dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kota Malang dan Kota Batu, serta Bank Mandiri Syariah Malang. Melalui gelaran ini, para takmir masjid serta umat diajak bersedekah dengan cara pintar, yaitu dengan menggunakan scan QR Code yang sudah terpasang di kotak amal yang ada di masjid.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Azka Subhan mengatakan bahwa cara ini sangat efektif dan lebih aman, karena tidak ada kekhawatiran ada uang palsu masuk ke kotak amal. “Hanya dengan melakukan scan, dalam hitungan detik, amal sedekah yang disumbangkan langsung masuk ke rekening masjid,” ujarnya.

Selain itu, Azka mengatakan dengan sistem ini juga akan memudahkan para takmir masjid karena tidak perlu membuka kotak amal dan menghitung uang yang masuk yang selanjutnya disetor ke perbankan. “Jadi yang memberi dan penerima sedekah sama-sama diberi kemudahan. Hingga saat ini, di Kota Malang khususnya sudah ada puluhan masjid yang menerapkan sistem tersebut,” imbuhnya.

Yang juga perlu diketahui, untuk beramal dengan cara nontunai yang sudah terkoneksi dengan QRIS ini sejumlah merchant sudah bisa, seperti OVO, Link Aja, Dana dan Gopay. “Jadi yang pasti lebih mudah dan aman saat kita akan beramal di masjid,” pungkasnya.(Hms/Kominfo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed